Kuis Kihajar (Kita Harus Belajar) ini merupakan salah satu event tahunan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang bertujuan untuk membudayakan pemanfaatan IT di dunia pendidikan, mulai jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK se-Indonesia.

Bapak Sumarno
Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Utama Pustekkom Kemendikbud

Sebagaimana disampaikan oleh Bapak Sumarno, Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Utama Pustekkom Kemendikbud dalam sambutannya bahwa “Kuis Kihajar ini adalah salah satu upaya yang dilakukan Pustekkom untuk membudayakan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di dunia pendidikan. Selain itu juga sebagai sarana sosialisasi produk dan layanan Pustekkom, sekaligus untuk menggali potensi akademik dan non akademik bagi peserta didik”.

Alur Seleksi Kuis Kihajar

Tahapan pelaksanaan Kuis Kihajar ini dimulai dari seleksi di tingkat Kota/Kabupaten untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. 50 peserta terbaik kemudian mengikuti seleksi tingkat Propinsi dengan 2 tahapan seleksi yaitu seleksi akademik dengan diambil 3 terbaik tiap jenjang untuk seleksi presentasi. Dari seleksi presentasi akan ditentukan 1 peserta terbaik untuk maju ke tingkat Nasional.

Pada tahun 2019 ini seleksi Tingkat Propinsi Jawa Timur ditempatkan di Aula SMKN 2 Kota Malang pada hari Kamis, 19 September 2019. Kegiatan dimulai pukul 07.00 dengan proses registrasi peserta. Terlihat beberapa daerah Kota/Kabupaten ada yang mengirim 1 perwakilan tiap jenjang, dan ada pula yang mengirim lebih dan bahkan banyak yaitu untuk Kota Malang.

Kiri : Ariasuta Wijaya (SD Plus Rahmat) – Kanan : Muhammad Fajar Rayoon (SMP Plus Rahmat)

Alhamdulillah, Rahmater (sebutan bagi siswa SD/SMP Plus Rahmat) kembali mendapatkan amanah untuk mewakili Kota Kediri untuk jenjang SD yaitu Ananda Ariasuta Wijaya dan Muhammad Fajar Royyan untuk jenjang SMP.

Meskipun dengan persiapan 2 hari, mereka dengan sangat pede mengikuti seleksi akademik. Keduanya terlihat terampil dalam mengoperasikan dan menjawab soal online via hape. Meskipun hasilnya belum sesuai harapan, yaitu untuk SD mendapat rank 13 dari 44 anak dan untuk SMP mendapat rank 31 dari 42 anak. Semoga tahun depan bisa dipersiapkan lebih dini dan mampu mendapatkan hasil sesuai harapan, Aamiin… (bang jon)

Tinggalkan Balasan

14 + fifteen =