Selasa, 21 September 2021 SD Plus Rahmat, menjadi hari yang khusus bagi sekolah. Karena, hari ini SD Plus Rahmat mendapat kunjungan Monev (Monitoring dan Evaluasi) dari Direktorat SD Kemendikbud – Jakarta, tentang PTMT (Pembelajaran Tatap Muka Terbatas). Dan satu lagi dari LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Surabaya, tentang Program Pengembangan Literasi Dan Numerasi.

Dalam kunjungan dari Direktorat SD Kemendikbud, mengecek sarana dan prasarana di sekolah yang sudah melaksanakan PTMT apakah sudah terpenuhi secara protokol kesehatan, mulai dari tempat cuci tangan, check point suhu bagi yang masuk ke lingkungan sekolah, setting kelas, dan ketersediaan sarana UKS dan hand sanitizer di area sekolah.
Selain mengenai sarana dan prasarana, Monev juga menyasar metode pembelajaran yang diaplikasikan di sekolah selama PTMT. “Sebelum melakukan PTMT kami mengedarkan surat pernyataan persetujuan dari wali murid untuk mengikuti pengajaran tatap muka. Dari total 852 jumlah siswa, hanya 61 yang tidak menghendaki PTMT karena belum bisa melepas ananda bersekolah tatap muka, dan sisanya karena siswa saat pandemi ini berdomisili di luar kota, luar pulau, atau bahkan luar negeri”, kata Ustadzah Yuni, kepala SD Plus Rahmat.

Untuk metode pembelajaran sendiri, mendapatkan apresiasi dari Direktorat SD Kemendikbud, dengan menerapkan PTMT terjadwal, namun tetap melaksanakan PJJ bagi siswa yang di handle secara terorganisir oleh Guru. Sehingga hak siswa yang belajar di rumah untuk mendapatkan pembelajaran tetap terlaksana.

Blended Learning, SD Plus Rahmat melayani pembelajaran tatap muka dan PJJ. Bu Laili, selaku perwakilan Monev dari Direktorat SD Kemendikbud, berpesan kepada sekolah untuk disampaikan kepada wali murid dan guru. Jadi saat ini, Guru dan orang tua harus memperhatikan benar-benar psikis siswa. Terkait guru, diadakan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Anak-anak jangan diberikan beban/tugas yang justru memberatkan, pelajaran yang membosankan, dll… Jangan sampai siswa/i kita berpikir, setelah PTMT ini mereka berpikir bahwa lebih enak daring daripada masuk sekolah langsung. “Saya yakin SD Plus Rahmat sudah tidak diragukan,” kata beliau.

Selain itu Pengembangan Kegiatan Literasi dan Numerasi di SD Plus Rahmat juga mendapatkan perhatian khusus. Sebagai sekolah Penggerak, yang mana menerapkan kurikulum penggerak dan melaksanakan Literasi dan Numerasi pada pembelajaran. Salah satu brand kegiatan yang mendapat apresiasi ketika Monev kemarin adalah, adanya output buku sebanyak 34 buku karya siswa, guru dan orangtua.

Progress Program Literasi di SD Plus Rahmat berkelanjutan sejak 2017 diawali dengan Launching Gerakan Literasi Sekolah, SD Plus Rahmat Membaca, (Klik mars SD PLUS Rahmat membaca disini) yang kemudian berkembang menjadi SD Plus Rahmat Menulis, dengan program tahunan Rahmat Olimpiade Menulis Online, dan Story Of My Class. Yang telah menghasilkan buah pena berupa buku cetak sebanyak 34 judul buku. Pelayanan Perpustakaan sekolah pun tidak luput dari pengamatan, Bu Laili dari Direktorat SD Kemendikbud berkesempatan mencoba OPAC (Online Acces Catalogue) yang dimiliki perpustakaan SD PLus Rahmat, pelayanan perpustakaan di sekolah menjadi tolak ukur kegiatan Monev kemarin. Temasuk buku apa saja yang menjadi kegemaran siswa untuk dibaca.
Perpustakaan Hybrid, melayani peminjaman buku cetak dan digital.

Perpustakaan SD Plus Rahmat juga memiliki DIGITAL LIBRARY yang bisa di download di appstore pada HP, dan versi desktop pada Laptop. Dengan Ratusan koleksi E- Book pilihan, yang sesuai dengan anak sekolah dasar. kini, membaca bisa dilakukan kapan saja, dan dimana saja, dalam satu klik.

Dari monev LPMP Alhamdulillah SD Plus Rahmat sudah mengimplementasikan pengembangan Literasi dan Numerasi di sekolah dengan baik. Tidak hanya itu, ibu Nisa dari LPMP Juga memberikan panduan penguatan Literasi dan Numerasi di sekolah, sebagai acuan pengembangan Literasi dan Numerasi di SD Plus Rahmat.

Semoga hasil dari Monev kemarin bisa dilaksanakan untuk kemajuan dari sekolah kita tercinta, SD Plus Rahmat, selalu berbagi dan menginspirasi. (Esty_Kinan)

Tinggalkan Balasan

11 + fifteen =