Matematika itu memiliki rahasia. Sepenggal ungkapan ini rasanya tepat untuk menggambarkan betapa menariknya matematika untuk dibahas. Sehari ini, Sabtu – 18 Februari 2018 Bapak Mulyana, AZ, S.Pd memaparkan trik dan rahasia mengajarkan matematika dengan jitu kepada seluruh ustadz/h pengajar matematika dan tematik SD Plus Rahmat Kediri, di Ruang Kelas 1A.

Pak Mulyana, Penulis buku “Rahasia Matematika” sekaligus konsultan SD Plus Rahmat Kediri ini menekankan bahwa seorang guru matematika tidak boleh lelah untuk belajar. Guru matematika juga harus menarik dan bisa memberikan pemahaman yang baik kepada siswa. “Jangan sungkan untuk memberikan contoh benda konkret, pada siswa berusia di bawah 0 – 3 tahun, gambar untuk siswa 3 – 8 tahun, dan simbolik baru untuk siswa di atas 8 tahun”. Banyak guru yang pintar, tetapi yang paling utama adalah yang bisa mentransfer ilmu kepada siswa dengan baik.

Tidak tanggung-tanggung, Pak Mulyana juga meminta ustadz/ustadzah mengerjakan soal yang biasa dikerjakan siswa, mulai dari yang mudah hingga sulit. Suasana belajar sangat terlihat. Laiknya seorang siswa, ustadz/h mengerjakan dengan seksama semua soal yang diberikan Pak Mulyana. Diskusi ini berjalan interaktif dan efektif. Ada beberapa ustadz/ustadzah yang langsung praktek mengajar menggunakan trik khusus dari Pak Mulyana.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya evaluasi terus menerus mulai jenjang kelas 1 hingga kelas 6 terhadap pembelajaran matematika. Bahkan dalam pembuka kegiatan, Ustadzah Sri Wahyuni berkata “Bagaimana membuat matematika menjadi asyik, menyenangkan dan mudah dipahami siswa?” harapnya. Semua ini membutuhkan kebersamaan yang sinergi antara pengajar jenjang kelas masing-masing. “Perlu ada rumusan ketuntasan matematika di tiap-tiap jenjang” ungkap Pak Mulyana. Hal ini perlu ada pemetaan ketuntasan yang jelas sebagai konsistensi dan tanggung jawab terhadap setiap materi matematika yang diajarkan di tiap-tiap jenjang. Misal anak harus tuntas perkalian dan pembagian, bilangan bulat, pecahan di jenjang kelas berapa. Selain itu guru juga harus memahami dan melaksanakan taksonomi kemampuan matematika dengan baik. (Luci Apriliasari, S.TP – HUMAS SD Plus Rahmat Kediri / Foto by : Bety Nur Handayani, S.E)

 

 

Tinggalkan Balasan

7 − four =