Foto dari kiri : Ustdah Esty (Pustakawan), Pak Ali (Ketua Komite Sekolah), Pak Mujito (Ketua Yayasan Taman Pendidikan Rahmat), Mbak Jida, Mas Falih, Mbak Naya, Pak Ibnu Qoyum (Kabid Dikdas), Bu Jito, Ustdah Yuni (Kepala SD Plus Rahmat)

Senyum sumringah terbit cerah dari wajah penulis cilik Rahmaters pagi itu. Tepatnya, 30 Maret 2019 bertepatan dengan event Bussines Day and Pentas Seni SD Plus Rahmat di Tirtayasa Park Kediri. Launching Buku KKCR “Kumpulan Karya Cerpen Rahmater” menjadi moment istimewa bagi 30 penulis cilik jebolan event Rahmat Olimpiade Menulis Online (ROMO) yang dihelat Desember 2018 lalu.

Ustad Jon saat melounching buku KKCR

“Alhamdulillah, dengan bangga kami melaunching satu karya buku yang berisi 30 karya terbaik dari kelas 1-6 yang mengikuti event ROMO beberapa waktu lalu. Karya ini sebagai kelanjutan dari program SD Plus Rahmat Membaca, yang mana saat ini berkembang menjadi SD Plus Rahmat Menulis. Dan dari event ROMO, sudah menghasilkan satu buah karya buku yang akan membawa kita berimajinasi dan tersenyum saat membacanya, dan juga menginspirasi.” Kata Ustadz Jon, saat memberi sambutan di awal acara kemarin. Selanjutnya, kata Ustadz Jon, event kepenulisan ROMO akan menjadi agenda setiap tahun. Namun dengan peserta lebih luas, tidak hanya siswa, namun juga wali murid dan Ustazd/dah untuk ikut terlibat dalam menghasilkan karya.

Dalam event Launching buku KKCR, juga turut hadir Bapak Ibnu Qoyim,S. Ag., MH. Selaku Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kediri yang memberikan sambutan dan apresiasi kepada karya penulis cilik Rahmater.

Bapak Ibnu Qoyum (Kabid Dikdas) pada saat memberikan sambutan dan apresiasi terhadap buku KKCR

“SD Plus Rahmat menjadi pioneer yang tidak hanya menjalankan literasi membaca, namun juga menghasilkan satu karya luar biasa. Saya kagum sekali, ternyata penulisnya ada yang masih duduk di kelas 1. Sangat luar biasa!. Terbitnya buku Kumpulan Karya Cerpen Rahmater ini sebagai bentuk nyata terwujudnya literasi menulis di sekolah. Saya sangat mengapresiasi sekali kegiatan ini.” kata Bapak Ibnu Qoyim dalam  sambutan beliau.

Menandai event Launching KKCR, Mbak Jida, Mas Falih, dan Mbak Naya sebagai perwakilan finalis penulis cilik  ROMO memberikan bingkisan buku KKCR secara simbolis kepada Bapak Kabid Dikdas, Ketua Yayasan Taman Pendidikan Rahmat, dan Ketua Komite SD Plus Rahmat sebagai bentuk persembahan karya Literasi.

Buku KKCR sudah mulai bisa dipesan dengan jalur Pre Order di stand expo kemarin. Bapak Chevy Ning Suyudi, S.T., M.T. yang mana beliau yang juga merupakah salah satu wali murid SD Plus Rahmat dan saat ini sebagai Kabag Umum dan Sekda Pemkot Kediri ikut mampir membeli buku KKCR.

Bapak Chevy Ning Suyudi (diapit Ustdah Yuni dan Ustdah Esty) saat berkunjung di Stand Buku KKCR

“Keren ini, penulisnya mulai dari anak kelas satu ya, hebat!. Akan lebih bagus lagi kalau ada lanjutan dari setiap ceritanya. Saya tunggu ini kalau ada lanjutan ceritanya, saya mau beli” komentar pak Chevy sembari menyempatkan berfoto bersama Ustadzah Yuni Kepala Sekolah SD Plus Rahmat.

Teriring do’a semoga nantinya para penulis cilik ini akan terus bisa berkarya menebarkan dakwah dan cerita islami melalui ujung pena.

“Membacalah! maka kamu akan mengenal Dunia. Menulislah! Maka dunia akan mengenalmu” (Kinan Esty _ Librarian)


Untuk pemesanan Buku KKCR bisa menghubungi Ustad Zaky : 0856 4573 1667

Tinggalkan Balasan

eight − 6 =