Profesi mengajar tidak dapat disamai oleh profesi lainnya, baik dalam hal keutamaan pun kedudukannya. Dalam profesi mengajar, semakin mulia dan semakin bermanfaat ilmu yang diajarkan, maka semakin tinggi pula kemuliaan derajat pemiliknya.

Ustadz Denny sedang menjelaskan materi pembelajaran

Seorang guru, jika dia mengikhlaskan amalnya untuk Allah SWT. serta meniatkan tak’limnya untuk memberikan manfaat bagi orang lain, kemudian mengajarkan kebaikan, melenyapkan kebatilan, maka hal itu akan menjadi nilai plus dari kebaikannya serta tambahan pahalanya.

Sebagaimana hadist Rosulullah SAW. “Sesungguhnya Allah, para Malikat, penduduk langit dan bumi, bahkan hingga semut disarangnya, dan bahkan hingga ikan di lautan, benar-benar memohonkan Sholawat (pujian dan rahmat) bagi orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia”.

Tugas guru memang tak hanya sebatas menyampaikan materi pelajaran kepada anak didik saja, namun sang guru memikul tugas berat dan sulit lainnya, utamanya pembentukan ahlaq anak didik. Tugas berat inilah yang menuntut guru memiliki sifat sabar, amanah, tulus dan mengayomi.

Ustadzah Maya sedang memandu hafalan Asmaul Husna dan Surat-Surat Pendek

Dari itu maka peranan seorang guru sangat penting dalam peradaban masyarakat. Dan sebagai bentuk penghargaan bagi guru-guru maka ditetapkanlah Hari Guru Sedunia.

Hari Guru Sedunia atau Hari Guru Internasional diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Oktober menghormati guru atas kontribusi mereka terhadap siswa. Hari Guru Sedunia diperingati sejak tahun 1994. Hal ini dimaksudkan untuk memperjuangkan bantuan kepada guru dan menciptakan kesadaran tentang pentingnya guru dalam mendesain generasi mendatang yang lebih unggul. 

Pernyataan bersama dari Unesco, ILO, Unicef ​​dan Education International mengatakan, “Pada Hari Guru Sedunia, kami tidak hanya merayakan setiap guru. Kami menyerukan kepada negara-negara untuk berinvestasi di dalamnya dan memprioritaskan mereka dalam upaya pemulihan pendidikan global agar setiap pelajar memiliki akses ke guru yang memenuhi syarat dan didukung. Mari kita berdiri bersama guru kita!”

Jasa guru dan kontribusi mereka terhadap pendidikan diapresiasi pada Hari Guru Sedunia. Ini adalah momen untuk mempertimbangkan tantangan yang terkait dengan profesi guru. Hari ini adalah kesempatan untuk menyelesaikan masalah tentang profesi guru dan untuk mengakui hak dan tanggung jawab guru.

Tema Hari Guru Sedunia 2021 adalah ‘Guru Sebagai Jantung Pemulihan Pendidikan‘. Menurut Unesco, rangkaian acara global dan regional selama lima hari kedepan adalah mengangkat dampak pandemi virus corona terhadap profesi guru, menyoroti respons kebijakan yang efektif dan menjanjikan, serta bertujuan untuk menetapkan langkah-langkah yang perlu diambil untuk memastikan bahwa tenaga pengajar mengembangkan potensi guru secara menyeluruh.

Pandemi Covid-19 ternyata juga membawa banyak keberkahan. Pandemi ini membuat kita semua menyadari tentang begitu mulia, begitu beratnya dan begitu pentingnya peranan guru. Ia bak jantung dalam tubuh manusia, guru harus senantiasa berdetak bergerak mendidik anak-anak. Kini kita semua kian terbelakak tersadar bahwa semua butuh kesabaran dalam mendidik murid. Orang tua harus lebih memahami begitu besarnya perjuangan guru untuk mendidik anaknya. Nilai-nilai dalam diri guru harus menjadi penyemangat untuk bangsa Indonesia agar senantiasa ikhlas dan sabar dalam menjalankan keseharian.

Ustadz Jon sedang melakukan pembelajaran online via Ms. Teams

Dalam masa Pandemi Covid-19 guru dituntut memberikan pembelajaran seefektivitas mungkin dengan keadaan murid yang memiliki daya ingat dan daya tangkap yang berbeda. Penulis teringat hadis yang berbunyi, uthlubul ‘ilma minal mahdi ilal lahdi”, yang merupakan anjuran menuntut ilmu dimulai dari buaian hingga liang lahad. Begitulah, maka sudah sepatutnya proses pembelajaran terus berjalan selama masih bisa diatasi, “mbuh piye carane, pokok kudu iso” (entah bagaimanapun caranya, pokoknya harus bisa), sebagaimana dawuh Ustadzah Tutut. Dan lagi-lagi guru harus terus berdetak bergerak menyampaikan ilmu dan kebaikan.

Meskipun dalam keadaan yang tidak biasa, momentum hari guru sedunia ini membuat kita lebih sadar bahwa peranan guru sangatlah penting. Dalam situasi dan kondisi apapun guru sangat bekerja keras untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena maju atau mundurnya suatu bangsa di masa depan, bergantung pada keadaan pendidikan murid di masa sekarang. Mereka akan menjadi generasi penerus bangsa dan menentukan perjalanan bangsa ke depan. Maka sudah semestinya harus disiapkan dengan sebaik mungkin.

Semoga keadaan lekas membaik dan pembelajaran akan berjalan seperti sediakala. Semoga juga dunia pendidikan kita (di Indonesia) semakin baik. Untuk Sang Guru dimanapun berada, teruslah berdetak bergerak, bersemangat dalam kebaikan dan kebermanfaatan. Selamat Hari Guru Sedunia 2021.


kenapa Sang Guru

selalu ceria?

karena ia selalu bekerja…

dengan penuh kebahagiaan…

serta ketulusan…

mendampingi siswa…

yang dinamis…

kenapa Sang Guru…

banyak amalannya?

karena setiap saat…

ia dengan ikhlas…

menginfakkan ilmunya…

pada semua siswa…

kenapa Sang Guru…

sangat berjasa?

karena kita semua…

bisa membaca dan menulis…

serta berprofesi apapun…

karena jasanya…

kenapa Sang Guru…

kelak dijanjikan kebahagiaan…

oleh-Nya?

karena meski telah wafat…

ia masih dapat kiriman pahala…

karena amal jariyah ilmunya…

yang diamalkan siswanya…

maka berbahagialah…

wahai Sang Guru…

kalian akan mendapatkan…

kemuliaan di dunia dan akherat…

bila mampu menjalankan tugas…

dengan niat ibadah…

serta dengan penuh kesabaran…

dan keikhlasan…

happy world teacher’s day

Semoga bermanfaat, Aamiin… (Humas_bangjon)

Tinggalkan Balasan

8 + 17 =