Hari Ibu diperingati setiap 22 Desember yang bertujuan untuk menghormati, menghargai serta menunjukkan rasa terima kasih atas jasa yang diberikan ibu pada keluarga maupun masyarakat secara umum.

Banyak ragam cara dalam memperingati hari Ibu dengan membuat kartu ucapan (ucapan terima kasih secara tidak langsung) maupun ucapan terima kasih secara langsung.

Ibu kita telah bertaruh nyawa saat melahirkan, seringkali Beliau menahan kantuk saat menyusui kita. Bahkan ibu kita rela badannya jadi remuk hanya untuk membesarkan kita. !!!! Namun, apakah kita benar-benar sadar tentang itu? Atau kita saat ini, justru membuat remuk hati ibu kita dengan hal-hal buruk !!! Coba kita resapi, lalu banyak-banyaklah beristighfar…

Ingatkah kita?

Dulu sewaktu kecil, kita seringkali berbagi cerita-cerita receh sedetail mungkin kepada ibu. Ketika smakin tumbuh dewasa, kita cenderung bersikap tertutup dan menyaring informasi yang hendak disampaikan kepada ibu. Meski sesungguhnya kita pasti tau, bahwa bersikap terbuka kepada sang ibu adalah salah satu cara untuk menghormati ibu sebagai salah satu orang yang berarti untuk kita.

Wahai, kita semua – sang anak…

Janganlah pernah kita menyalahkan ibu, hanya karena hidup kita, mungkin tak seperti yang kita bayangkan, yang kita inginkan. Ketahuilah bahwa setiap ibu pasti berusaha keras untuk dapat memberikan semua yang terbaik untuk anak-anaknya. Jika tidak bisa mendapatkan apa yang kita inginkan, cobalah untuk berkompromi, bersabarlah sebentar dan tidak melemparkan kesalahan kepada ibu.

Ingatlah, setiap ibu pasti senantiasa berusaha memberikan semua yang terbaik untuk anak-anaknya. Berbagai cara dilakukan untuk membahagiakan anak mereka, bahkan hingga mengorbankan waktu, pikiran, harta maupun tenaga. Dari sinilah penting bagi kita – sang anak untuk senantiasa menaruh sikap hormat kepada ibu.

Dari Mu’awiyah bin Haidah Al Qusyairi radhiallahu’ahu, beliau bertanya kepada Nabi:

يا رسولَ اللهِ ! مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ : قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أباك ، ثُمَّ الأَقْرَبَ فَالأَقْرَبَ

“Wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya.”

(HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad, sanadnya hasan).

MasyaAllah…

Hadits di atas sungguh menggambarkan kepada kita bagaimana kedudukan seorang ibu dalam islam. Tentang bagaimana seorang ibu harus kita perlakukan dengan baik. Sungguh bahwasanya Rasulullah memberikan kode kepada kita, bahwa ibu kita adalah pintu surga.

Simaklah dan ambil ibroh dari ilustrasi Kisah Anak yang Berbakti Kepada Ibu, Kisah Uwais Al Qarni yang menggendong ibunya sejauh 1000 KM berikut:

https://youtu.be/U0Xxa6Q_tS8

Uwais Al Qarni yang (mungkin) tidak terkenal dibumi, namun Terkenal Dilangit!!!

Banyak sekali hal yang dapat kita lakukan untuk dapat membahagiakan hati sang ibu. Pada momen penting saat hari ibu seperti ini, bisalah kita memberikan kejutan untuk ibu kita agar mereka merasa dihargai dan dicintai.  Salah satu cara sederhana untuk menghormati ibu kita adalah dengan menelepon melalui sambungan video call maupun berkunjung langsung sungkem kepada Beliaunya.  Lalu jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih sebagai bentuk rasa cinta kita kepada ibu. Atau jikapun kita merasa pernah berbicara kasar dan meninggikan nada suara saat bertengkar dengan ibu, maka segeralah meminta maaf. InsyaAllah, permintaan maaf ini akan mampu mengobati rasa sakit yang dirasakan ibu akibat tindakan kita.

Wahai, kita semua – sang anak…

Cobalah sekarang kita ingat-ingat wajah ibu kita. Ingat-ingatlah segala kebaikan Beliaunya (meskipun kita tak akan pernah sanggup mengingat semua, karena saking banyaknya).

Lalu, sudahkah kita membalas kebaikan Beliaunya?

Sudahkah kita memeluk Beliaunya dengan cinta dan kasih sayang?

Sudahkah kita mendo’akan kebaikan untuk Beliaunya?

Sudahkah kita mempersiapkan hadiah terbaik untuk ibu kita!!!!?


Silahkan gunakan twibbon di atas sebagai tanda kasih kita terhadap Ibu Tersayang, dengan klik link berikut:

https://twb.nz/hariiburahmaters


Wahai, kita semua – sang anak…

Jangan sampai kita menyesal setelah ibu kita tiada. Mengangis termangu karena lupa untuk berbakti kepada Beliaunya. Mari, hari ini (dan seterusnya, setiap waktu, setiap saat) kita berikan bakti kepada ibu kita. Kita bahagiakan hatinya. Ingat yah bahwa ridho Allah tergantung bagaimana ridho ibu kita.

Kalaupun ibu kita sedang jauh berada, coba teleponlah.

Kalaupun ibu kita sudah meninggal, mari terus do’akan.

Ada berjuta cara untuk berbakti kepada ibu.

Ada berjuta cara untuk membuat ibu kita bahagia.

Jangan sampai rasa malas dan gengsi menutup peluang kita untuk membahagiakan ibu.

Mari kita bahagiakan ibu kita, sekarang – selalu – selamanya.

Ibu adalah inspirator terbaik bagi seluruh anak.

Selamat Hari Ibu, terima kasih Ibu

“Berjuta Cinta untuk Mu, Ibu Terhebat”

=Ibu bisa menggantikan siapapun, tapi Ibu tidak bisa digantikan oleh siapapun=

(Ustadzah Maya – Bang Jon)

Tinggalkan Balasan

nineteen + nine =