Oleh : Marjono, S.Pd ( Bang Jon)

Beberapa waktu lalu ada Whatsapp Massenger masuk, dari salah satu wali murid menyampaikan ucapan selamat hari raya idul fitri dan menyampaikan rasa syukur terima kasih tak terhingga karena telah terjadi perubahan yang luar biasa terhadap perilaku putrinya. Lho…??? Kaget, dan sekaligus terharu juga saya. Maksudnya perilaku apa dan kenapa koq berterima kasih sekali kepada saya…?

Setelah saya tanya lebih lanjut akhirnya bercerita wali muid tersebut kebiasaan perilaku ananda yang dulu sangat sulit dikondisikan, cuek, egois, mau menang sendiri, berani membantah dan sholatnyapun banyak bolongnya, apalagi kalau hari libur atau liburan sekolah.

Tetapi semua itu sekarang berbalik 360 derajat, koq bisa…?

Itu semua berkat Ustad. Ketika dia masuk di kelas 5 dan bertemu diajar Ustd. Banyak perubahan tiap hari pada perilakunya. Dia sering cerita Ustd itu orangnya sangat sabar dan humoris, setiap ngajar selalu bikin perut senep.

Wah ini mulai mikir lagi…???

Jangan-jangan nie Ustd ngajar sambil nendang-nendang perut…??? Heheheee…

Alhamdulillah, ternyata tidak…!

Lanjut ceritanya, Ustd itu kalau ngajar sering anak-anak diajak guyon, kami sering diceritai dan diajak diskusi tentang hal-hal yang up to date yang terjadi dilingkungan sekitar dan kadangkala materinya dibuat cerita yang menarik, lucu dan membuat kami enjoy dalam belajar.

Wow… jadi GR nie…

Lanjutnya chat wali murid tadi, saya pribadi sangat terkesan ketika setelah beberapa waktu terbentuk group WA wali murid, Ustad menyampaikan beberapa program kelas yang inovatif, simple tetapi sangat mengena. Yaitu tentang kurikulum langit, yang kemudian disepakati diambil dua saja yaitu sedekah dan sholawat yang selanjutnya juga bisa dikemas dengan sangat cantik dengan nama “3S” (Sehari Sedekah Seribu & Sehari Sholawat Seribu)… itu sangat Amazing Ustd. Karena itu tidak hanya menginspirasi siswa saja tetapi kami orang tua juga sangat terinspirasi dan tergugah hati kami, apalagi kami secara langsung juga dilibatkan dalam realisasi pelaksanaan program tersebut.

Tidak hanya berhenti disitu Ustad, ketika kita di group saling mengingatkan untuk bisa istiqomah mengamalkan program langitan itu, banyak kami rasakan terjadi perubahan dalam kehidupan kami, rasannya lebih adem, tenang dan ringan bagi kami melakukan kebaikan. Selain itu rasanya rizki Allah begitu derasnya mengalir kepada keluarga kami, Alhamdulillah…

Wow wow … jadi makin GR…Heheheee…

Mohon maaf jika pembaca kurang berkenan, tulisan di atas bukan untuk riya’ tetapi semoga tulisan sederhana itu bisa menginspirasi para pembaca yang budiman, terutama rekan-rekan Ustd/dah yang Amazing untuk terus berinovasi dalam pembelajaran yang mampu menginspirasi peserta didik.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa guru itu tugas yang mulia, melalui tangan-tangan dingin para guru, Ustad/dah inilah lahir para ilmuwan, dokter, polisi, hakim dan bahkan seorang presiden. Maka sudah seyogyanya seorang guru tidak hanya mampu menjelaskan dan mendemonstrasikan, lebih dari itu seorang guru yang Amazing harus mampu memberikan inspirasi kepada peserta didiknya.  Dengan menginspirasi peserta didik, maka secara tidak langsung kita telah memberikan sayap kepada mereka untuk bisa terbang lebih tinggi dalam menggapai impiannya.

Perhatikan quote Horace Mann berikut “A teacher who is attempting to teach without inspiring the pupil with a desire to learn is hammering on cold iron” (seorang guru yang mencoba mengajar tanpa menginspirasi peserta didiknya ibarat menempa besi yang dingin).

Coba bayangkan menempa besi yang dingin…

Bayangkan saja ya,,, awas jangan coba-coba dilakukan…!!!

Lalu…?

Kapan seorang guru dikatakan inspiratif?

Menurut buku Aplikasi Ilmu Psikologi Positif “Guru inspiratif adalah guru yang memberikan stimulasi mental kepada murid-muridnya dimana diharapkan dari stimulasi mental yang diberikan kepada siswa akan memberikan dampak yang lebih kuat terhadap pemahaman murid, karena semakin banyaknya emosi positif yang dirasakan oleh murid pada saat belajar maka penguasaan materi pembelajaran akan semakin baik”.

Sederhananya guru inspiratif itu adalah guru yang mampu merubah pola pikir dan perilaku peserta didik menjadi lebih baik.

Lalu, bagaimana caranya menjadi guru yang inspiratif…?

Untuk menjadi guru yang inspiratif, menurut Motivator Pendidikan Namim AB Ibnu Sholihin dapat dilakukan dengan 4 hal berikut:

Memberikan Teladan Nilai-Nilai Kedisplinan : Nilai kedisplinan bagi guru yang berlabel guru inspiratif wajib ia miliki, seperti datang sebelum waktu bel masuk sekolah atau lebih bagus kita datang ke sekolah sebelum siswa-siswa datang, berpakain dengan rapi dan bersih, masuk

  1. ke kelas saat jam pelajaran dimulai tepat waktu begitupun ketika jam pelajaran berakhir maka harus segera keluar, karena guru berikutnya sudah menunggu.
  2. Memberikan Teladan Melaui Sikap atau Akhlak : Guru adalah sosok teladan bagi siswa-siswinya, maka sudah sepatutnya ketika kita memilih profesi guru maka kita harus bisa menjaga sikap kita agar tetap baik, seperti dalam berbicara, berkomunikasi dengan siswa atau sesama guru, yang lebih penting juga kita bisa menjadi teladan dalam kehidupan nyata bukan hanya ketika di sekolah saja.
  3. Kemampuan Guru Mengelola Kelas : Jika kita ingin mendaptkan label guru inspiratif maka kita harus mampu mengelola kelasnya dengan aktif dan dinamis, sebuah kelas yang membuat siswanya betah di kelas walaupun bel istirahat sudah waktunya.
  4. Sosok Guru Pembelajar : Guru yang hebat adalah mereka yang terus belajar memantaskan diri sering menyebut dengan Sosok Guru Pembelajar. Guru inspiratif adalah mereka yang tidak menjadikan wisuda sebagai akhir belajarnya, melainkan sebuah langkah baru untuk terus belajar, maka jika kita ingin menjadi sosok guru inspiratif buku harus menjadi sahabat utama kita. Guru inspiratif juga merupakan sosok yang merasa tidak ego dengan kemampuan yang dimilikinya, sehingga ia mau terus belajar dan berbagi dengan guru-guru lainnya lewat berbagai komunitas.

Dari uraian tersebut, terlihat bahwa untuk menjadi guru yang amazing, guru yang inspiratif itu bukanlah hal yang mudah, tetapi bukan tidak mungkin. Oleh karena itu mari kita belajar bersama, senantiasa ihtiar sekuat tenaga dan harus yakin pasti bisa “I am amazing teacher” Amien… .

*Penulis adalah Korbid Lomba SD Plus Rahmat Kediri

Tinggalkan Balasan

5 × 2 =