Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya”. (Q.S. Al-‘Alaq : 1-5).

Aktivitas intelektual merupakan salah satu sarana bagi pengembangan pendidikan. Karena budaya intelektual menjadi sarana pengembangan kognitif dan afektif bagi peserta didik sebagai upaca membangun kecerdasan. Bahkan hal itu pun merupakan salah satu tujuan dari bangsa ini seperti diunggkapkan dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yang berbunyi, ”mencerdaskan kehidupan bangsa …” Oleh karena itu pengembangan aktivitas intelektual seperti membaca, kemudian menulis dan berdiskusi mutlak diperlukan dalam mengembangkan intelektual bangsa.

Sayangnya, aktivitas intelektual yang menjadi sarana penting pengembangan intelektual bangsa tersebut belum berkembang. Hal itu bisa dilihat dari budaya baca bangsa Indonesia yang masih kurang. Serta tingkat kemajuan pendidikan bangsa Indonesia. Untuk itu diperlukan sarana yang menunjang pengembangan aktivitas intelektual.

Yayasan Taman Pendidikan Rahmat Kota Kediri merupakan salah satu wadah dalam mengembangkan aktivitas intelektual, baik itu membaca, menulis dan berdakwah islamiyah. Yayasan Taman Pendidikan Rahmat Kota Kediri, tentu juga memiliki misi  mengembanmgkan dunia kepenulisan dalam upaya membangun budaya intelektual. Melalui lembaga pendidikannya, khususnya SD Plus Rahmat telah menelurkan beberapa karya tulis, tak hanya Ustdz/dzah pun para siswa-siswinya yang dibingkai dalam ROMO (Rahmat Olimpiade Menulis Online). Untuk itu dalam rangka menumbuhkan minat baca dan menulis guru-guru,  maka gebrakan tahun ini Yayasan Taman Pendidikan Rahmat Kota Kediri akan mengadakan Lomba Menulis Cerpen “GuRaMe (Guru Rahmaters Menulis).

Ustadz/dzah baik dari Rumah Tahfidz, PG, TK, SD dan SMP Plus Rahmat diharapkan bisa menuliskan kisah perjuangannya dalam berdakwah, mengajar di Yayasan Taman Pendidikan Rahmat Kota Kediri.

Tema yang diambil dalam Lomba “GuRaMe” ini adalah “Ku Yakin RAHMAT Jalan Dakwahku. InsyaAllah”

Adapun ketentuan penulisan adalah naskah cerpen diketik di Ms. Word sesuai dengan format berikut:

  1. Kertas A4  
  2. Margin 2-2-2-2      
  3. Spasi 1,5
  4. Panjang cerpen antara 2 – 6 lembar


Pelaksanaan kegiatan dapat diurai dengan scedul sebagai berikut:

Penerimaan naskah cerpen : Tanggal 10 Maret 2020 – 10 April 2020

Penilaian naskah cerpen : 10 April 2020 – 15 April 2020

Pengumuman Pemenang : 16 April 2020

Penerbitan Buku : April – Mei 2020

Dalam kegiatan lomba menulis cerpen “GuRaMe (Guru Ramaters Menulis)” ini semua naskah yang masuk akan dinilai oleh Tim Penilai dari unsur pegiat literasi dan unsur wali murid yang memiliki kompetensi dalam bidang kepenulisan. Dan akan diambil kejuaraan 5 penulis terbaik yang akan mendapatkan hadiah uang pembinaan + bingkisan dan sertifikat.

Tak hanya itu, InsyaAllah 20 naskah cerpen terbaik dan inspiratif akan dibukukan.

Semoga Allah SWT. mudahkan semua Ustadz/dzah untuk menuliskan kisah terbaiknya. Aamiin… (Bang Jon)

Tinggalkan Balasan

2 × 2 =