Oleh : Bang Jon

Beberapa waktu lalu, saya mencoba memberanikan diri menghadap Kepala Sekolah bersamaan dengan memenuhi undangan Rapat Koorbid (Koordinator Bidang). Dalam kesempatan tersebut, setelah selesai pemaparan program 5 Koorbid dan Wakoorbid, dengan malu-malu saya mohon ijin kepada pimpinan untuk menyampaikan sesuatu dan Alhamdulillah diijinkan. Ya saat itu, dengan membawa kertas asturo dengan tulisan rapi dan menarik saya meminta waktu untuk melakukan DEKLARASI KEPENULISAN, yaitu memohon ijin sekaligus mohon doa restu kepada Kepala Sekolah dan Tim Punggawa Sekolah bahwa saya berikrar untuk:

  1. Mengijinkan diri saya sebagai penulis produktif dengan menghasilkan karya minimal 1 buku dalam setahun
  2. Menyelesaikan naskah buku “9 Jurus Sakti jadi Siswa Berprestasi” dalam waktu 30 hari
  3. Menerbitkan buku tersebut untuk dibaca minimal 1.000 pembacadan menjadikannya Best Seller atau yang lebih baik dari itu

 

 

Dan Alhamdulillah respon dan dukungan semua Ustad/dah sangat luar biasa.

Tak berhenti disitu, karena SD Plus Rahmat sudah menjadi bagian dari hidup saya, maka saya teruskan deklarasi kepada siswa terutama siswa kelas 5 dan selanjutnya deklarasi juga kepada wali murid kelas 5 yang kebetulan waktu itu ada kegiatan sosialisasi program kelas 5. Sehingga lengkaplah sudah deklarasi kepenulisan yang saya lakukan, dengan keikhklasan do’a dan dukungan keluarga besar SD Plus Rahmat dan para pembaca website ini semoga menjadi spirit buat saya pribadi untuk segera merealisasikan apa yang saya dekalrasikan tersebut. Amien…

 

Selanjutnya muncul banyak pertanyaan dari berbagai pihak. Pak Jon opo seh, koq enek-enek wae…? ada yang begitu. Ada juga yang bertanya dengan antusias, kayaknya seh pengen juga… heheheheee… itu mau bikin apa, buat apa, caranya gimana… begitu seterusnya… ? banyak yang kepo gitu…? Saya mencoba menjelaskan dengan sabar dan detail. Jadi begini, sejak lama saya pengen belajar menulis dan Alhamdulillah dari hasil browsing bertemu dengan beberapa komunitas menulis, tepatnya 4 komunitas menulis yang akhirnya membelajari saya dan senantiasa memaksa saya untuk terus menulis dan menulis, apa yang ditulis… ada deh… xixixiiii…

Jadi sejak setahun yang lalu saya telah bergabung di Group Guru Dahsyat yang dipimpin oleh Bapak Riswanto, dimana Group Guru Dahsyat ini merupakan tempat pelatihan online guru-guru dari semua jenjang pendidikan se-Indonesia yang berbasis Whatsapp waktu itu dan sekarang karena sudah sekitar 3000 member maka merambah ke Telegram. Salah satu materi dalam diklat Group Guru Dahsyat ini dibimbing oleh Ibu Nurus Samawati adalah tentang Guru Menulis yang, yaitu guru-guru dalam group tersebut diberikan materi terkait teknis kepenulisan dan selanjutnya ditantang untuk menulis artikel dengan tema tertentu yang nantinya akan dibuat menjadi sebuah karya buku berjamaah. Meskipun tidak semua guru bersedia karena memang dengan berbagai kesibukan guru, rasanya cukup berat untuk menulis tanpa adanya tekad yang amat sangat kuat. Hingga saat ini paling tidak sudah ada 8 buku berjamaah hasil diklat kepenulisan, diantaranya yang saya ikut berkontribusi menulis disitu dan sudah dicetak adalah “Kreatif & Inovatif Demi Anak Bangsa” dan Geliat Gerakan Literasi Sekolah”. Dan Alhamdulillah hingga saat ini saya masih aktif dan bahkan sudah menjadi reseller Group Guru Dahsyat tersebut.

Kemudian beberapa bulan yang lalu, saya mencoba untuk bergabung dengan komunitas “Nubar” (Menulis Bareng) di bawah bimbingan Penerbit Rumedia. Tulisan fiksi pertama yang dibuat buku antologi “Ikhlas itu Sesuatu” rasanya masih sangat kaku, meskipun dinobatkan sebagai Penulis Naskah Terbaik Kedua. Ini menjadi motivasi dan sekaligus tantangan tersendiri buat saya sehingga jeda beberapa minggu berikutnya, saya kembali mencoba ikut menulis fiksi yang bertema Akhlaq Mulia, namun hingga saat ini masih proses editing dan cetak.

Berawal dari komunitas tersebut, akhirnya saya mempunyai banyak teman maya yang sangat mumpuni dalam bidang menulis, dan dari mereka akhirnya saya bertemu dengan sebuah komunitas menulis online yaitu KMO yang diasuh langsung oleh Kang Tendi Murti yang seorang penulis best seller. Pembelajaran menulis online ini via WA dengan peraturan yang sangat ketat, hingga ketika pembukaan awal terdapat 200an peserta tetapi yang masih mampu bertahan hingga akhir pembelajaran tidak lebih 60% saja. Dalam pembelajaran di kelas KMO ini, saya mencoba mengangkat tentang Guru Berprestasi karena sedikit banyak saya memiliki pengetahuan dan pengalaman terkait tema tersebut, Meskipun sampai saat ini tulisan masih terhenti hingga sekitar 30 halaman karena sesuatu hal, tetapi pasti akan saya lanjutkan dan semoga bisa segera naik cetak. Amien …

Masih belum puas hingga disitu, saya juga mencoba mengikuti pelatihan menulis online berbayar yang dimentori langsung oleh penulis yang luar biasa Mas Brili Agung yaitu Mentoring Menulis Online (MMO). Pembelajaran MMO juga berbasis WA, dengan jadwal pembelajaran online yang padat dan target tugas menulis harian sungguh sangat menantang dan sekaligus melelahkan, tapi asyik juga seh… Nah, selain tugas harian yang harus dikerjakan, dalam pelatihan ini juga dituntut untuk menyelesaikan tugas mingguan yang salah satunya adalah Deklarasi seperti yang saya lakukan tadi. Dalam pelatihan MMO ini, saya mencoba mengangkat tentang siswa berprestasi, yang kurang lebih nanti judulnya “9 Jurus Sakti jadi Siswa Berprestasi”, saya memilih tema ini tentunya sudah dengan berbagai pertimbangan yang matang yaitu antara lain:

  1. Mengubah mindsite siswa, orangtua, guru dan masyarakat umum tentang prestasi yang sesungguhnya
  2. Saya merasa sedikit memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam bidang ini karena sesuai dengan bidang tugas saya di sekolah
  3. Saya rasa buku ini cukup dibutuhkan untuk dapat memberikan jurus sakti bagaimana menjadi siswa berprestasi yang sesungguhnya
  4. Sudah adanya market untuk buku ini nanti

Semoga dengan mengikuti berbagai diklat kepenulisan ini akan membuat saya mendapatkan ilmu-ilmu baru tentang kepenulisan, dan dapat mengaplikasikannya dengan baik dengan menghasilkan karya-karya yang bermanfaat dan menginspirasi. Akhirnya, kembali saya mohon keikhlasan do’a para pembaca yang budiman untuk mengaminkan apa yang saya deklarasikan di atas.

Terima kasih…

 

2 thoughts on “Deklarasi Kepenulisan

  1. Barakallaah…semoga sukses Ust!

    “Ilmu yang bermanfaat bagi diri kita akan kita bawa mati. Ilmu yang bermanfaat bagi banyak orang akan kekal abadi” (Prof. Rhenald Kasali)

    Semoga ilmu dalam bentuk tulisan dapat bermanfaat dalam jangka waktu lebih panjang. Semoga jadi jariyah, Ust.

Tinggalkan Balasan

20 − 4 =