Nyantri di Rahmat

Peringatan Hari Santri Nasional ke-5 pada 22 Oktober 2019 ini, merupakan Peringatan Hari Santri Perdana di Rahmat. Sebagai sekolah Islam dengan konsep Islamic Full Day School, tentu konsep ini banyak mengadopsi dari pesantren. Meskipun SD Plus Rahmat bukan pesantren, akan tetapi racikan pengetahuan disini terintegrasi dengan ilmu ke pesantrenan. Momentum ini mengingatkan kita kembali, bahwa kunci penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak didik SD ...

LAUNCHING BUKU KKCR (KUMPULAN KARYA CERPEN RAHMATER)

LAUNCHING BUKU KKCR (KUMPULAN KARYA CERPEN RAHMATER)
Foto dari kiri : Ustdah Esty (Pustakawan), Pak Ali (Ketua Komite Sekolah), Pak Mujito (Ketua Yayasan Taman Pendidikan Rahmat), Mbak Jida, Mas Falih, Mbak Naya, Pak Ibnu Qoyum (Kabid Dikdas), Bu Jito, Ustdah Yuni (Kepala SD Plus Rahmat) Senyum sumringah terbit cerah dari wajah penulis cilik Rahmaters pagi itu. Tepatnya, 30 Maret 2019 bertepatan dengan event Bussines Day and Pentas Seni SD Plus Rahmat di Tirtayasa Park Kediri. Launching Buku KKCR “Kump...

Aquaman VS Santriman

Aquaman VS Santriman
Liburan kemarin aku menonton film Aquaman bersama kakakku. Awalnya aku suka dengan tokoh superhero dalam film itu, namun setelah melihat kakakku, aku merasa hero yang sesungguhnya adalah orang-orang seperti kakakku dan teman-temannya. Kenapa? Karena di usia muda mereka sudah berani tinggal dan hidup jauh dari orangtua. Iya, kakakku bersekolah di Pondok Pesantren yang letaknya cukup jauh dari tempat tinggal kami. Awalnya, saat masih di rumah kakakku ada...

Dear, Maya

Dear, Maya
Namanya Maya, dia anak baru di kelasku. Dia baru masuk hari ini dan duduk disebelahku. Anaknya sangat pendiam, hampir tidak pernah tersenyum.  Kadang kadang saat kulirik, dia sedang melamun dan sesekali matanya berkaca kaca.  Aku jadi penasaran tentangnya. Bel sekolah tiba-tiba berbunyi, kami berhamburan pulang. Belum sempat pula aku menyapa Maya.           Minggu pagi ini, aku membuka jen...

Liburan Ku Tanpa Ayah

Liburan Ku Tanpa Ayah
Minggu kemarin adalah awal liburanku. Rasanya sepi hanya kami bertiga, mama, kakak dan aku. Ayah telah meninggalkan kami untuk selama lamanya. Bagiku ayah adalah imam dan ayah yang hebat. Banyak mengajarkan untuk taat beribadah, sabar, disiplin, rendah hati dan suka menolong pada siapapun. Selalu menyapa dan tersenyum pada siapapun. Sedih rasanya kehilangan ayah dan sekarang aku menjadi anak yatim. Harus kuat untuk selalu membuat mama ku tersenyum, aku...