“Alhamdulillah, luar biasa.. Bersama Quran, hidup mulia.. Allahu Akbar..!” serentak para khotimin dan khotimat menjawab pertanyaan dari pemandu. Khotaman Imtihan SD Plus Rahmat ke-3 ini langsung dipandu oleh Ustadz M.Mustaqim, M.Pd.I, dari Ummi Foundation Surabaya. Dengan suara jelas dan tegas, kekompakan peserta seakan memberi semangat bagi siapapun yang hadir di ruangan itu.

Sejumlah 106 siswa-siswi SD Plus Rahmat memadati Aula Dinas Pendidikan Kota Kediri pagi ini, Sabtu, 23 Februari 2019. Mereka didampingi ayah dan bunda masing-masing, serta ustadz-ustadzah pengajar Quran dan panitia. Khotimin dan khotimat ini terdiri dari berbagai jenjang, mulai kelas 2 hingga kelas 6 yang sudah dinyatakan lulus munaqosyah baik tartil dan tahfidz. Turut hadir dalam acara spesial ini adalah Bapak/Ibu Pengurus Yayasan Taman Pendidikan Rahmat Kota Kediri, Perwakilan Litbang dan Humas Yayasan Taman Pendidikan Rahmat, Kabid Dikdas Kota Kediri, Kepala Sekolah dan perwakilan Play Group, TK dan SMP Plus Rahmat, serta dari UMMI Daerah dan UMMI Foundation Surabaya.

Dalam acara ini, mereka harus melampaui uji publik. Beberapa khotimin dan khotimat, akan ditanya secara langsung oleh peserta dan undangan yang hadir. Siapapun boleh bertanya dan langsung dijawab oleh ananda. Sesi ini menjadi bagian yang memukau sekaligus mendebarkan. Para khotimin dan khotimat harus menjawab beberapa pertanyaan spontan baik berupa tahfidz (hafalan surat), tajwid, ghorib, maupun membaca ayat yang tertera di layar dengan tartil. Selain ilmu yang matang, para siswa juga harus berjuang melawan takut, dredeg dan belajar tenang di depan banyak orang. “Allahu Akbar” begitu sambutan teman-temannya jika teman yang diuji menjawab dengan tepat.

Khotimin dan khatimat melakukan sungkeman dan membisikkan al-Quran di telinga ayah bunda.

Hal yang mengharukan adalah, ketika para khotimin dan khotimat menghampiri orang tua masing-masing. Mencium tangan, dan memeluknya. Tangispun pecah di dalam ruangan itu. Sesaat, para khotimin dan khotimat membisikkan bacaan al-Fatihah dengan hati-hati di telinga ayah bunda masing-masing. Bacaan doa ini meluluhkan semua. Masya Allah..

Kepala SD Plus Rahmat, Sri Wahyuni, S.TP.,S.Pd.SD menjelaskan bahwa proses yang dilalui anak-anak untuk sampai pada proses khotaman dan imtihan ini sangan panjang. “Siswa harus melalui lulus jilid, belajar tajwid, gharib, tahfidz yang bertahap, pra munaqosyah, munaqosyah, dan kemudian lulus” kata Ustadzah Yuni dengan detail. Oleh karena itu acara khotaman dan imtihan ini, salah satunya adalah juga merupakan apresiasi dan rasa syukur. Kegiatan ini selaras dengan tujuan bersinergi dari jenjang Play Group, TK, SD, SMP Plus Rahmat, serta Rumah Tahfidz Anak dalam upaya pembentukan Generasi Qurani. Dengan satu parameter yang mudah terpantau, seperti kegiatan khotaman imtihan ini, InsyaAllah secara bertahap, SD Plus Rahmat akan terus menambah jumlah Generasi Quran yang ada. Selamat ya para Generasi Quran. Barokallah atas ilmunya, semoga istoqomah dalam menjaga Quran. Aamiin.. (Luci Apriliasari, S.TP – HUMAS SD Plus Rahmat Kota Kediri) / (Pict by: Bunda Falih – Kelas 4C SD Plus Rahmat Kediri)

Tinggalkan Balasan

5 − one =