(foto : Usth Maya)
Sholat duha adalah salah satu pembiasaan ibadah di lingkungan SD Plus Rahmat. Memasuki PAT (Penilaian Akhir Tahun Ajaran) 2016/2017, pembiasaan sholat duha tetap berlangsung. Terlebih, PAT adalah masa-masa ujian menuju kenaikan kelas. Harapan terbesar anak-anak di masa ujian ini tiada lain adalah bisa menjawab soal dengan lancar dan naik kelas dengan nilai memuaskan.

Anak-anak ini, sungguh unik dan luar biasa. Mereka berani taqwa sejak usia belia. Meski perjalanan hidup mereka masih panjang, dan mungkin suatu hari yang berbeda, mereka juga akan mengalami kesalahan atau kegagalan. Namun, telah terpatrilah dalam jiwa mereka bahwa Allah menciptakan mereka dengan nilai dan tujuan mulia. Ketika mereka belajar bersepeda saja, mereka pernah jatuh dari sepeda berkali-kali, sebelum menguasai keterampilan mengendarai sepeda. Untuk bisa menulis dengan rapi pun, mereka rela pensil mereka patah berkali-kali, hingga akhirnya mereka sanggup menulis dengan sempurna. Itulah fakta kehidupan. Karena itulah mereka tetap menjalani hari-hari mereka untuk tetap istiqomah dalam ibadah sholat. Baik salat wajib maupun salat duha. Agar kesempurnaan  dan berkah salat, bisa mereka dapatkan.

Untuk jenjang kelas satu, aktifitas salat duha dilaksanakan di dalam kelas. Adapun kelas dua hingga kelas enam, secara rutin melaksanakan salat duha di masjid dengan bergantian sesuai jenjangnya. Dalam pikiran anak-anak, sudah terekam dengan kuat bahwa prestasi, keberhasilan, maupun pencapaian apa saja yang mereka raih selama ini adalah karena keridhoan atau anugerah dari Allah SWT. Sehingga untuk menjadi terdepan dan pemenang dalam perjalanan hidup ini, hanya dapat dilakukan dengan tekad, keinginan, dan niat yang kuat untuk senantiasa rajin beribadah. “Salam berani taqwa” (Tim Imtaq SD Plus Rahmat)

One thought on “Berani Taqwa Sejak Usia Belia

Tinggalkan Balasan

two × 3 =