Menyaksikan bakat anak dalam keterampilan Tilawah, Adu Cepat, Pidato, Menghafal Al-qur’an maupun Rebana dan Kaligrafi, tentu bukan hiburan, bukan pula sesuatu  lelucon. Melainkan muncul rasa bangga, haru, kagum,  dan menarik simpati. Keterampilan anak yang ditampilkan, dinilai, dan dikompetisikan adalah gelaran yang positif dan memiliki makna mendalam.  Makna tersebut  menyiratkan komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  yang peduli terhadap bakat dan keterampilan anak bangsa.

Seleksi dilaksanakan terbuka atau fair. Sejumlah Dewan Juri diambilkan dari tenaga Profesional dan Pengawas dari Unsur Kemendikbud dan Kemenag. Setidaknya, panitia berusaha keras untuk adil dalam menentukan pemenang. Para peserta yang menjalani seleksi di tingkat kecamatan, adalah hasil dari seleksi gugus masing-masing. Ada 8 gugus di Kecamatan Kota Kediri. Masing-masing gugus terdiri dari tujuh Sekolah Dasar.

Rizky Belva Abithah sedang menerima penghargaan (kiri)

Alhamdulillah dari 426 peserta, SD Plus Rahmat, ada yang meraih juara dalam ajang kompetisi tingkat kecamatan ini. yakni :

  1. Rizky Belva Abithah Juara 3 Adzan, dengan pembina : Ustadz Rozaq
  2. Najwa Shafira Kusuma Juara 1 MHQ ( Musabaqah Hifdzil Qur-an) dengan Pembina Ustadz Mustofa
  1. Mazaya Aulia Nashofi Juara Harapan 1 MTQ pi dengan Pembina : Ustadzah Dewi
  2. Dhamaram Tegar Fajar Ramadlan Juara Harapan 2 MTQ pa dengan Pembina : Ustadzah Dewi
  3. Fadhil Muhammad Hibatullah Juara 2 Pildacil pa dengan Pembina : Ustadzah Maya

Sesuai dengan pengumuman sebelumya, bagi juara 1,2 dan 3  akan beradu kemampuan lagi di tingkat Kota Kediri.  Tugas ustadz-ustadzah SD Plus Rahmat, belum rampung.  Butuh ketelatenan, kesabaran dan keuletan tingkat VIP  guna mendulang juara di tingkat Kota Kediri. Para siswa harus  berlatih terus dan terus hingga siap tampil kembali dengan tampilan yang lebih bagus dari sebelumnya. Karena peserta – peserta terpilih di tingkat Kota  adalah siswa-siswi yang piawai dan terbiasa.  Performa mereka sudah terbentuk sejak kecil sehingga semakin luwes dan lentur saat tampil maupun menggoreskan crayon bagi peserta kaligrafi . Adapun rerata siswa kami bukanlah anak-anak berbakat sedari awal. Melainkan anak-anak yang sanggup berlatih bersama guru pembina agar mereka bisa beradu kemampuan dengan penuh totalitas dan performa tinggi. Meski tak ringan, semoga SD Plus Rahmat bisa memperoleh hasil terbaik pada Oktober 2018 mendatang.   (Ruhana Mayasari, S.Ag – Korbid IMTAQ SD Plus RAhmat)

 

Tinggalkan Balasan

three − 1 =